Evaluasi MPLS Ramah SDN 4 Cingebul Libatkan Wali Murid, Perkuat Kolaborasi Demi Adaptasi Peserta Didik


SD Negeri 4 Cingebul. Komitmen membangun pendidikan yang berpihak kepada anak terus ditunjukkan SD Negeri 4 Cingebul, Korwilcam Dindik Lumbir, Kabupaten Banyumas. Setelah menyelesaikan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah selama lima hari, sekolah menggelar kegiatan Evaluasi MPLS Ramah bersama wali murid kelas I pada Jumat (17/7/2026) di Ruang Kelas I SDN 4 Cingebul. Kegiatan yang diikuti oleh 16 orang tua peserta didik baru tersebut menjadi forum refleksi sekaligus penguatan sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan adaptasi anak di lingkungan sekolah.


Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, serta penuh semangat kebersamaan. Evaluasi ini merupakan bagian dari implementasi MPLS Ramah yang tidak hanya berfokus pada peserta didik, tetapi juga melibatkan orang tua sebagai mitra utama sekolah dalam membentuk karakter dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta menyenangkan bagi anak.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala SDN 4 Cingebul, Suripto, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan selama pelaksanaan MPLS berlangsung. Menurutnya, keberhasilan kegiatan selama lima hari terakhir tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi peserta didik memasuki jenjang pendidikan dasar.


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan teknis pengisian instrumen evaluasi MPLS yang disampaikan oleh Mujamil Arifin, guru SDN 4 Cingebul. Para wali murid diberikan penjelasan mengenai tata cara mengakses dan mengisi instrumen evaluasi secara daring melalui laman https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/mpls/ sebagai bagian dari pelaksanaan evaluasi nasional terhadap penyelenggaraan MPLS Ramah.


Setelah memperoleh penjelasan, seluruh orang tua didampingi oleh guru-guru SDN 4 Cingebul dalam proses pengisian instrumen. Pendampingan dilakukan secara langsung agar setiap wali murid dapat mengisi seluruh butir pertanyaan dengan benar sesuai pengalaman anak selama mengikuti MPLS. Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif. Guru membantu apabila terdapat kendala teknis maupun pertanyaan terkait isi instrumen sehingga seluruh peserta dapat menyelesaikan pengisian dengan baik.


Melalui evaluasi ini, sekolah berharap memperoleh masukan yang objektif dari orang tua mengenai pelaksanaan MPLS Ramah. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi bahan refleksi sekaligus dasar penyempurnaan penyelenggaraan MPLS pada tahun-tahun berikutnya. Sekolah meyakini bahwa kualitas layanan pendidikan akan semakin meningkat apabila dibangun melalui budaya evaluasi yang terbuka dan berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Kepala SDN 4 Cingebul, Suripto, S.Pd., menegaskan bahwa hubungan baik antara sekolah dan keluarga harus terus dipelihara karena keduanya memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan MPLS Ramah lima hari ini. Kolaborasi yang baik antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan anak dalam beradaptasi. Semoga komitmen yang telah kita bangun bersama ini terus terjaga demi kemajuan pendidikan di SD Negeri 4 Cingebul dan demi masa depan anak-anak kita," ujar Suripto.


Ia juga menjelaskan bahwa MPLS Ramah bukan hanya sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua dalam proses evaluasi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan rangkaian kegiatan.


Sementara itu, Mujamil Arifin menjelaskan bahwa pengisian instrumen evaluasi merupakan bentuk partisipasi aktif orang tua dalam memberikan umpan balik terhadap penyelenggaraan MPLS.


"Instrumen ini menjadi media bagi sekolah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan MPLS dirasakan oleh peserta didik dan orang tua. Semua masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan MPLS di tahun berikutnya semakin berkualitas, ramah anak, dan sesuai dengan harapan masyarakat," jelas Mujamil Arifin.


Pendampingan yang dilakukan guru selama pengisian instrumen juga menjadi sarana komunikasi antara sekolah dan orang tua. Banyak wali murid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi mengenai perkembangan anak selama minggu pertama masuk sekolah serta berbagai pembiasaan yang telah diterapkan di lingkungan SDN 4 Cingebul.


Salah seorang wali murid mengaku sangat puas dengan pelaksanaan MPLS yang diselenggarakan sekolah. Menurutnya, berbagai kegiatan yang dirancang selama lima hari membuat anak cepat beradaptasi dan semakin antusias mengikuti pembelajaran.


"Kegiatan MPLS di SDN 4 Cingebul sangat bervariatif. Anak saya merasa betah di sekolah dan setiap pagi berangkat dengan penuh semangat. Kami sebagai orang tua juga merasa tenang karena sekolah benar-benar memberikan perhatian kepada proses adaptasi anak," ungkap salah seorang wali murid peserta evaluasi.


Apresiasi tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sekolah menyadari bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan menciptakan lingkungan belajar yang membuat anak merasa aman, dihargai, dan bahagia.


Pelaksanaan evaluasi ini sekaligus memperlihatkan komitmen SDN 4 Cingebul dalam membangun budaya partisipatif. Orang tua tidak hanya menjadi pihak yang menerima informasi, tetapi juga dilibatkan secara aktif dalam memberikan masukan terhadap program-program sekolah. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat pendidikan yang menempatkan keluarga sebagai mitra strategis dalam mendukung perkembangan peserta didik.


Rangkaian MPLS Ramah SDN 4 Cingebul Tahun Ajaran 2026/2027 sendiri akan ditutup secara resmi pada Senin, 20 Juli 2026. Penutupan tersebut menjadi akhir dari masa pengenalan sekaligus awal perjalanan belajar peserta didik baru sebagai bagian dari keluarga besar SDN 4 Cingebul. Dengan kolaborasi yang telah terjalin antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, SDN 4 Cingebul optimistis mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang semakin ramah anak, inovatif, dan berkualitas dalam mencetak generasi yang berkarakter, cerdas, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Editor: Suripto
Foto: Ade Saputro

Tidak ada komentar:

Posting Komentar