Belajar Kasih Sayang dari Rasulullah, SDN 4 Cingebul Peringati Maulid Nabi 1448 H




SDN 4 Cingebul — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SD Negeri 4 Cingebul, Jumat (4/9/2026), menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya memiliki rasa kasih sayang kepada sesama, sebagaimana Nabi Muhammad SAW yang senantiasa menyayangi para pengikutnya, bahkan menunjukkan kasih sayang kepada orang-orang yang memusuhinya.

Kegiatan yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi SD Negeri 4 Cingebul tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami dan meneladani akhlak mulia yang dimiliki Nabi Muhammad SAW.

Rangkaian kegiatan diawali dengan salat duha berjamaah yang diikuti oleh seluruh siswa bersama para guru dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan ibadah tersebut berlangsung tertib dan khusyuk. Setelah salat duha, kegiatan dilanjutkan dengan mauidzah hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Eko Puji Haryanto, S.Pd., selaku guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 4 Cingebul.



Dalam mauidzah hasanah tersebut, Ustadz Eko menyampaikan tentang salah satu sifat mulia Rasulullah SAW, yaitu memiliki kasih sayang yang sangat besar kepada sesama. Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai sosok yang menyayangi para pengikutnya dan menginginkan kebaikan bagi umatnya. Bahkan, kasih sayang tersebut tidak hanya diberikan kepada orang-orang yang mencintai dan mengikuti beliau, tetapi juga kepada orang-orang yang memusuhi Rasulullah SAW.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan para siswa di lingkungan sekolah. Ustadz Eko mengajak seluruh siswa untuk menjadikan kasih sayang sebagai bagian dari perilaku sehari-hari. Siswa diharapkan mampu memperlakukan teman dengan baik, saling membantu, saling menghormati, serta tidak mudah bertengkar hanya karena persoalan kecil.

“Rasulullah mengajarkan kepada kita untuk memiliki rasa sayang. Beliau sangat menyayangi seluruh pengikutnya, bahkan kepada orang yang memusuhi beliau pun tetap memiliki kasih sayang. Karena itu, sebagai siswa-siswi SD Negeri 4 Cingebul, kalian juga harus saling menyayangi kepada teman. Jangan suka bertengkar, jangan saling mengejek, dan jangan menyakiti teman,” pesan Ustadz Eko kepada para siswa.

Ia juga mengingatkan bahwa menjadi seorang anak yang mencintai Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya dengan mengetahui kisah dan sejarah beliau. Kecintaan tersebut perlu diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Ustadz Eko, lingkungan sekolah merupakan tempat yang tepat bagi siswa untuk belajar mempraktikkan sikap kasih sayang. Hal sederhana seperti berbagi dengan teman, membantu teman yang mengalami kesulitan, meminta maaf ketika melakukan kesalahan, serta memaafkan teman merupakan bentuk nyata dari penerapan nilai yang diajarkan Rasulullah SAW.



Pesan tersebut mendapat tempat penting dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi tahun ini. Para siswa tidak hanya diajak untuk mendengarkan tausiah, tetapi juga diarahkan agar mampu menghubungkan nilai keagamaan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.

Setelah kegiatan mauidzah hasanah selesai, siswa kemudian mengikuti berbagai kegiatan di kelas masing-masing. Aktivitas tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kreativitas setiap kelas. Beberapa siswa melakukan kegiatan menggambar dan mewarnai dengan tema keagamaan, sementara siswa lainnya mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang berkaitan dengan nilai-nilai agama.

Kegiatan kreatif tersebut memberikan suasana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus memperkuat pesan keagamaan yang telah disampaikan sebelumnya. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat mengekspresikan pemahaman mereka tentang Maulid Nabi dalam bentuk karya dan aktivitas yang sesuai dengan usia mereka.

Kepala SD Negeri 4 Cingebul, Suripto, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum penting bagi sekolah untuk memberikan penguatan karakter kepada peserta didik. Menurutnya, nilai-nilai keteladanan Rasulullah perlu terus ditanamkan melalui berbagai kegiatan di sekolah.

“Peringatan Maulid Nabi ini kami jadikan sebagai momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah Muhammad SAW. Anak-anak kami harapkan tidak hanya memahami nilai agama, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam berinteraksi dengan teman, guru, dan keluarga,” ujar Suripto.



Ia menambahkan bahwa sikap saling menyayangi dan menghormati antarsiswa merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Dengan adanya kebiasaan tersebut, diharapkan berbagai bentuk perselisihan antarsiswa dapat diminimalkan.

Usai berbagai kegiatan keagamaan dan aktivitas di kelas, seluruh warga sekolah kemudian mengikuti kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama. Kegiatan tersebut semakin mempererat suasana kebersamaan di antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SD Negeri 4 Cingebul akhirnya bukan sekadar agenda tahunan, melainkan menjadi momentum pembelajaran karakter yang sarat makna. Pesan tentang kasih sayang Rasulullah diharapkan dapat terus melekat dalam diri para siswa, sehingga mereka terbiasa menyayangi teman, menghindari pertengkaran, saling memaafkan, dan menjaga kerukunan.

Dengan meneladani kasih sayang Rasulullah SAW sejak usia dini, siswa-siswi SD Negeri 4 Cingebul diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, peduli terhadap sesama, dan mampu menciptakan suasana penuh persaudaraan di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

Kontributor : SDN 4 Cingebul

Editor : Azizain Isfahani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar